Rancangan Terbaru Lenny Agustin Mengambil Tema Bornea Dengan Teknik Sulam

busana sulam

Desainer Lenny Agustin adalah salah satu perancang busana yang punya ciri khas colorful dan fun. Wanita ini terlihat ceria, saat ditemui pada acara Indonesia Fashion Week 2015 di JCC. Lenny mengungkapkan rancangannya dalam perhelatan pekan mode tersebut memiliki teknik khusus.

Lenny akan menampilkan karya yang berbeda dari sebelumnnya yaitu dengan teknik sulam. Dengan mengangkat tema Borneo of Beat yang biasanya tampilannya selalu memakai manik-manik, Lenny memberi sentuhan sulam di dalamnya.

“Aku mengangkat tema Borneo of Beat. Aku keluar dari konsep Borneo yang biasanya memakai manik-manik. Sekarang aku ingin pindahkan jadi teknik sulam,” kata Lenny Agustin di JCC Senayan Jakarta Pusat Jumat 27 Februari 2015.

Lenny lebih lanjut menjelaskan bahwa teknik sulam tersebut berasal dari Swedia. Untuk rancangan terbarunya, Lenny akan menampilkan hasil dari pelatihan yang dia berikan kepada para pengrajin kain di Pontianak.

“Ini belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Teknik sulam dari Swedia ini baru pertama kali di Indonesia,” jelasnya.

Lenny Agustin juga memaparkan bahwa hasil karya yang dia ajarkan kepada para pengrajin kain di Pontianak itu banyak mengangkat motif tribal.

“Tentunya dengan menggunakan teknik sulam tersebut justru sangat mudahkan para pengrajin kain menghasilkan karyanya,” tambah Lenny.

Perlu Anda ketahui, bahwa beberapa tahun belakangan ini Lenny Agustin tak hanya menjadi seorang desainer saja, tetapi ia juga mengajari para pengrajin di daerah-daerah Indonesia.

Kita tunggu saja rancangan terbaru Lenny yang mengangkat budaya lokal dengan sentuhan teknik sulam dari Swedia.

Fungsi Kalender Untuk Kamu

d

d

Punya kalender di rumah kamu? Menurut kalian, penting nggak sih adanya sebuah kalender? Banyak banget orang yang membeli kalender dan membutuhkannya.
Berarti dengan melihat semua ini dapat ditarik sebuah fakta bahwa kalender mempunyai peran yang cukup penting untuk kehidupan ini.
Tapi menurut kamu ada nggak sih hal yang penting untuk digunakan dalam kalender?
Orang-orang biasanya membeli kalender hanya sekali dalam setahun.
Hal ini juga dikarenakan pembuatan kalender dibuat untuk jangka waktu satu tahun saja.
Tidak hanya dengan membeli, saat ini kita tidak usah lagi membeli kalender karena begitu banyak tempat perbelanjaan yang memberikan kalender bagi customernya.
Format kalender pun dibuat dalam berbagai bentuk, ada dalam Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, kalender China dan kalender Masehi.
Yang paling sering dan umum digunakan adalah kalender Masehi.
Beberapa hal sangat berguna dan bergantung dalam kalender ini. Seperti misalnya untuk mengetahui hari untuk tanggal-tanggal tertentu.
Tanpa adanya kalender, bisakah kalian misalnya mengetahui bawa tanggal 21 Januari 2015 itu adalah hari Rabu? Hal itu pasti akan sangat merepotkan jika tidak ada kehadiran kalender.
Lalu untuk mengetahui Perayaan Hari Besar.
Hari besar seperti apa saja? Mislanya hari raya umat beragama, hari raya yang diperingati secara nasional atau bahkan hari raya yang diperingati secara internasional. Lalu hari besar seperti peringatan akan sebuah peristiwa secara nasional. Dengan ini, kalian bisa mempersiapkan segala sesuatu untuk merayakan hari besar tersebut. Misalnya dengan menyiapkan acara berlibur, persiapan untuk menyambut tamu, dan lain sebagainya.
Kemudian untuk mengetahui hari libur selain hari raya. Kan sering mendengar orang menyebutnya dengan sebutan “hari kejepit”. Yang dimaksud adalah hari raya yang sering diliburkan karena berada di antara hari libur yang seharusnya. Lalu bisa juga dengan hari libur seperti hari Minggu dan sebagainya.
Ulasan di atas hanyalah sedikit dari fungsi kalender untuk Anda. Mungkin kalian mempunyai pendapat lain mengenai fungsi kalender buat kamu sendiri. Pastinya setiap pribadi mempunyai pandangan dan pendapat yang berbeda. Selamat hidup bahagia dan terstruktur. Semoga bermanfaat.

Bahaya dari Mengucek Mata

e

e

Saat mata terasa gatal, muncul niat untuk menguceknya.
Dan, hampir semua orang pernah melakukannya, yang akan berakibat mata memerah dan terasa perih.
Tahukah bahwa mengucek mata bisa melemahkan otot yang ada di mata?
Tidak heran jika setelah gesekan terhadap mata, mata menjadi merah dan perih.
Bisa jadi hal tersebut disebabkan keasyikan mengucek mata hingga rasa gatalnya hilang.
Dan, bagaimana jika tangan yang mengucek itu kotor?
“Mengucek mata, yoga dengan kepala di bawah, tidur dengan wajah menempel pada bantal atau berenang merupakan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan penekanan mata meningkat,” ujar Professor Charles McMonnies, dari UNSW School of Optometry and Vision Science
Saat menyentuh mata, kelopak mata akan mengalami peningkatan tekanan.
Cahaya lampu yang terlalu silau lebih sedikit memberikan tekanan dibandingkan dengan mengucek mata dengan keras yang bisa memberikan tekanan 3 sampai 5 kali lebih besar dari tekanan normal.
Pada kasus mengucek mata, terjadi efek kombinasi menutup mata dan kekuatan mengucek mata yang bisa meningkatkan tekanan lebih tinggi lagi.
Mengucek dengan keras bisa meningkatkan tekanan hingga 10 kali lebih tinggi dibanding tekanan normal!
Menghindari kontak mata dengan bantal atau masker tidur juga bisa membantu mengurangi tekanan sensitif pada mata.
Saat mengucek mata juga bisa melemahkan otot levator palpebra yang berfungsi mengangkat kelopak mata, sehingga jika mengucek mata akan membuat mata terlihat lebih kecil atau seperti mata mengantuk.
Tekanan mata yang normal terjadi saat menutup mata, berkedip dan saat menarik nafas dalam tidak akan memberikan konsekuensi karena tekanan yang diberikan sangat kecil dan tidak dalam waktu yang lama.

Untuk itu sebaiknya hindarilah beberapa aktivitas seperti berikut:

Tidur dengan wajah tertunduk dan kontak dengan bantal, karena dalam bantal tersebut bisa saja terdapat kutu atau debu yang bisa membuat mata iritasi.
Mengucek mata, karena bisa membuat mata iritasi, kering dan membuat mata perih.
Menunduk bisa meningkatkan tekanan, karena itu sebaiknya jika membaca dalam posisi duduk.
Menyeka air mata adalah kegiatan yang paling baik dengan menghapus dari ujung mata dan meminimalkan kontak dengan kelopak mata. Dan, gunakan obat tetes mata jika terasa gatal dan perih.

Hindari mengucek mata sebisa mungkin! Jika terasa gatal, gunakan tisiu dan usapkan secara lembut guna menghindari kontak yang berlebihan. Langkah paling bijaksana jika mata terasa perih, periksakan ke dokter mata.

Susah Mencari Pasangan Yang Klop ?

f

f

Dijodohkan menjadi cara bagi sebagian orang buat menemukan pasangan mereka. Memang, selain dirimu sendiri, sahabat dan keluarga bisa jadi orang yang paling tahu kriteria pasangan yang cocok bagimu.
Makanya, mereka nggak segan-segan gencar menjadi mak comblang.
Tapi, apakah itu merupakan ide yang bagus?
Sebelum akhirnya kamu serahkan nasib percintaanmu pada orang terdekat, mungkin kamu harus tahu hal apa saja yang akan kamu hadapi ke depan!

*Satu tujuan
Tahu dong, gimana perasaan nggak nyaman saat berkenalan sama orang baru? Karena kita sama sekali nggak tahu background orang tadi, bisa jadi dia seorang player atau malah penggila seks.
Nah, kemungkinan ini bisa kamu hindari karena sahabatmu pastinya sudah terlebih dahulu menyaring kepribadian orang yang akan nantinya dikenalkan.
Alya, pegawai negeri, misalnya ia bertemu dengan suaminya berkat ide perjodohan.
Ia pernah gagal di perkawinan sebelumnya dan kembali ingin membina rumah tangga dengan lelaki yang tepat.
Ia pun menceritakan keinginannya tadi pada seorang teman. Saat aku dan teman sedang diklat ke Palembang, aku dikenalkan dengan temannya temanku.
Ia sedang ingin mencari istri dan kebetulan tujuannya sama, aku pun mencari suami, ceritanya lewat pesan singkat.
Oh ya, kami (Alya dan suami) satu instansi tapi berbeda lokasi kerja.
Singkat cerita, kami kenalan pada Juni 2013 lewat BBM (Blackberry Messanger) dan akhirnya jadi teman curhat.
Dia memang cerita dikenalkan dengan beberapa perempuan.
Tapi, ternyata kejutan kue ulang tahun dariku meluluhkan hatinya. Kami pun menikah di awal Januari 2014, tambahnya.
Menurut Alya ide perjodohan itu membantunya buat menemukan orang yang tepat. Aku nggak perlu ribet-ribet mencari info pasangan, tinggal korek kanan-kiri dengan orang yang kita kenal dan percaya,akunya.
Cara menemukan jodoh memang banyak, mungkin ini cara Tuhan mempertemukan aku sama suami.
Terpenting yang harus diingat adalah jujur dan terbuka terhadap teman dan calon pasangan, tutupnya.

*In the end your choice
Perempuan karier lain yang kami wawancarai, Devi, seorang pegawai Bank, mengaku sering sekali dijodohkan oleh teman-temannya.
Maklum, perempuan bertubuh tinggi dan langsing ini baru saja putus.
Jodoh nggak ada yang tahu, kan? Kadang memang datang dari orang yang telah kita kenal tapi sebaliknya kita perlu mengenal orang lain dari teman-teman lainnya.
Hitung-hitung memperluas jaringan, ungkapnya membuka cerita sambil tertawa.Setiap orang pasti punya kriteria masing-masing.
Aku mencari lelaki yang bisa bikin aku penasaran dan nggak terlalu agresif, tambahnya.
Dari sekian pengalamannya dijodohkan, lebih dari sekali tentunya, ada juga yang nggak merasa pas di hati.Banyak yang suka gombal.
Aku nggak senang menanggapinya, katanya.Biasanya nggak pernah aku balas telpon atau pesan singkatnya.
Malah, kalau sudah ada yang kelewat agresif aku biasanya langsung delete contact (telepon dan BBM). Mending jauh-jauh, deh paparnya.
Menurut Devi, meski konteksnya dijodohkan, keputusan untuk lanjut atau tidak untuk menapaki sebuah hubungan terletak pada kita sendiri.
Teman, seharusnya nggak perlu terlalu memaksakan.Makanya, dari awal aku biasanya sudah wanti-wanti ke teman kalau aku kepengin kenalan dulu.
Jadi, nggak harus mesti pasti jadian sama orang itu. Kalau serasi, ya, lanjut kalau berbeda jalan mending nggak usah, ungkapnya.

*Hubungan pertemanan bisa terancam
Masih dari Devi, ia ternyata pernah mengalami kisah yang agak mengecewakan.
Suatu kali, ia pernah dikenalkan oleh Si Teman dengan seorang lelaki bertubuh tinggi dan tampan.
Sebenarnya, aku pernah lihat dia karena kami memang satu perusahaan tapi hanya sebatas itu.
Lalu, teman aku yang kebetulan dekat dengannya mengenalkan.
Awalnya biasa saja, nggak ada perasaan apa pun. Lama-kelamaan, aku mulai nyaman bersamanya sebagai teman karena ia terbilang lelaki sopan,ceritanya kembali.
Di bulan ke-3, ia mengatakan cinta sama aku.
Aku pun nggak lantas menyetujui.
Tapi, perempuan mana yang nggak luluh diberikan perhatian tiap saat? Kami pun akhirnya jadian,tambahnya.
Di sela-sela hubungan mereka, Devi mengaku Si Teman seringkali terlibat.Teman aku jatuhnya jadi kepengin tahu sama apa yang terjadi dengan hubungan kamu, ungkapnya.
Meski hubungan mereka berawal dengan manis, di tengah jalan keduanya nggak menemukan kecocokan dan akhirnya berpisah.
Ternyata, sedikit banyak perpisahannya bersama pacar mempengaruhi hubungannya dengan Si Teman, lho.Malas karena akhirnya teman aku terlalu ikut campur dan hubungan kami sekarang jadi dingin. tutupnya.
Pengalaman yang sama dialami Aldi, finance analyst di sebuah perusahaan swasta. Pernah suatu kali dijodohkan, malah cenderung dipaksa untuk jadian, ceritanya.Sampai akhirnya aku pacaran dengan perempuan itu.
Hanya berlangsung selama dua bulan.
Teman aku pun akhirnya marah-marah dan hubungan kami renggang, tambahnya.
Mulai saat itu,Aku memilih untuk menemukan jodoh dengan cara sendiri.
Selain agak trauma, pastinya lebih puas.
Meski memang nggak selalu berakhir dengan happy ending.
Yang penting aku sudah berusaha, tutupnya.

Well, mencari pasangan lewat teman terkadang bisa jadi cara paling aman dan pintar buat menemukan pasangan. Yang terpenting, kamu dan teman dari awal sudah memiliki kesepakatan bahwa apapun hasilnya nggak akan mempengaruhi pertemananmu. Sependapat dengan kami,?